Kirara Hazama
狭間 綺羅々
Tentang
Nomor kursi kelas: 18
Kirara Hazama adalah siswi kelas 3-E. Dia adalah gadis ramping dengan rambut hitam berantakan sebahu dan bulu mata yang tebal. Karena penampilannya itu, dia terkesan sangat suram dan melankolis. Di sekolah, dia sering bergaul dengan geng Terasaka dan awalnya menentang kedatangan Koro-sensei, meski hal ini mungkin dipengaruhi oleh sikap Terasaka saat itu.
Di awal cerita, Hazama cenderung tertutup dan penyendiri. Namun, seiring berjalannya seri, dia menjadi lebih terbuka dan ramah kepada orang lain. Saat ditugaskan menulis naskah drama untuk kelasnya, dia menulis dengan mempertimbangkan keinginan teman sekelas dan gurunya. Naskah drama Kelas E buatannya ternyata sangat mengerikan dan depresif, dan Hazama merasa bangga karena berhasil membuat seisi sekolah merasa sangat terganggu hingga mereka kehilangan nafsu makan. Meskipun begitu, teman-temans sekelasnya tampak tetap menikmati drama tersebut. Dia juga mulai terbuka kepada Kimura saat Kimura mengeluh tentang nama pemberiannya, dengan mengatakan bahwa orang tua akan memilih nama apa pun yang menurut mereka menarik. Dia kemudian menjelaskan bahwa ibunya hidup dalam dunia dongeng dan menamainya Kirara (berdasarkan efek suara berkilau). Namun, karena sifat ibunya yang histeris, masa kecilnya penuh tekanan sehingga mustahil baginya untuk tumbuh menjadi gadis imut seperti namanya.
Hazama sangat hobi membaca, dan lebih memilih duduk di tempat teduh bersama buku daripada berenang saat pelajaran olahraga musim panas. Saat konseling karier, dia memberi tahu Koro-sensei bahwa dia ingin bekerja di tempat yang dikelilingi oleh buku karena dia sangat menyukainya. Kecintaannya pada buku juga memengaruhi gaya bicaranya, di mana terkadang dia menemukan cara yang puitis untuk mengungkapkan pikirannya. Beberapa hobinya yang agak mengerikan termasuk merapal kutukan dan menakut-nakuti orang. Dia mengaku sudah menakut-nakuti orang yang lewat secara acak sejak kecil, hingga ia mendapat julukan 'Perwakilan Nona Uji Nyali Jepang'.
Meskipun kemampuannya dalam pembunuhan dan atletik tidak menonjol, Hazama cukup kompeten dalam menembak dan akademik. Ia menempati posisi ke-3 bersama Rio Nakamura dalam kemahiran menembak kategori perempuan, serta berhasil meraih skor tertinggi ke-18 di seluruh sekolah pada ujian akhir.
(Sumber: Wiki Ansatsu Kyoushitsu)
Hazama-chan mungkin terlihat suram, tapi semangatnya untuk membuat naskah drama yang 'berkesan' bagi seisi sekolah itu benar-benar hebat nyaa~ (*´∨`*)
