Di bawah kepemimpinan prajurit kejam Raja Andragoras III, kerajaan Pars berkembang pesat, sementara pangeran yang naif dan lembut, Arslan, berlatih untuk melanjutkan warisan ayahnya. Arslan percaya bahwa Pars adalah negeri yang penuh sukacita dan adil, hingga seorang budak tawanan seusianya dari negara musuh, Lusitania, melarikan diri dan menyanderanya, mengungkap kengerian serta kekejaman yang dialami para budak kepada Arslan. Arslan berhasil diselamatkan, namun pertemuan itu meninggalkan kesan mendalam baginya.
Tiga tahun berlalu, dan pertempuran pertama Arslan melawan tentara Lusitania telah tiba. Melalui penggunaan mata-mata dan jebakan oleh Lusitania, pertempuran berakhir dengan bencana, dan mayoritas pasukan Pars terbunuh. Dengan bantuan teman setia dan pengawal pribadinya, Daryun, sang pangeran yang terpukul nyaris tidak bisa melarikan diri dengan nyawanya. Dengan ayahnya yang tidak ditemukan di mana pun dan tanah airnya kini diduduki oleh musuh, Arslan kehilangan segalanya dalam sekejap mata.
Mencari perlindungan, Daryun membawa sang pangeran ke tempat temannya, Narsus, seorang ahli strategi yang eksentrik namun brilian. Dengan bantuan Narsus dan berbagai orang lain yang ia temui di sepanjang jalan, Arslan memulai perjuangannya untuk merebut kembali kerajaannya. Jalan tersebut dipenuhi dengan banyak tantangan, mulai dari kaum bangsawan yang serakah hingga prajurit misterius yang dikenal sebagai Silver Mask. Meskipun demikian, Arslan menolak untuk goyah dalam misinya menyelamatkan Pars baik dari musuh-musuhnya maupun dari korupsinya sendiri.
[Ditulis oleh MAL Rewrite]
Yuno-chan"Arslan itu pangeran yang sangat baik hati, Yuno jadi ingin sekali ikut berjuang bersamanya untuk merebut kembali kerajaan Pars nyaa~ (*´∀`*)"