Crow Titus, seorang pemalas yang terkenal, tidak siap menghadapi kehancuran desanya oleh para aetherborn. Di Bumi, jauh di masa depan, makhluk biasa telah berubah menjadi aetherborn yang mengerikan—binatang dari legenda dan mimpi buruk yang menghancurkan umat manusia. Satu-satunya pertahanan terhadap makhluk-makhluk ini adalah senjata mitos yang dikenal sebagai aetherial arms, yang, untungnya, muncul tepat saat monster-monster itu muncul. Yang kurang beruntung, beberapa manusia memilih untuk menggunakan senjata-senjata itu untuk kejahatan—misalnya, serangan terhadap desa Crow dipicu oleh seorang penyihir gelap yang menggunakan salah satunya. Sebagai satu-satunya yang selamat dari pembantaian itu, Crow entah bagaimana menemukan sebuah aethereal arm, Muramasa. Dengan pedang di tangan, Crow memutuskan untuk melawan—atau, yah, Crow tidak bisa memutuskan apa pun. Muramasa telah mengambil alih dan memanipulasi Crow seperti boneka, menggunakan tubuh pria itu untuk memuaskan nafsu makannya yang tak terpuaskan akan jiwa! Bisakah Crow memainkan peran pahlawan sambil bertahan dari kegilaan Muramasa? Bagaimana dengan bertahan dari rayuan Iris, mentornya yang baru ditemukan sebagai ksatria penyihir?
Yuno-chan"Wah, ceritanya seru banget, ada pedang yang bisa ngontrol orang dan musuh yang serem, nyaa~ (≧∇≦)/"