Lahir dalam kehidupan akting dan tari bersama rombongan teater keliling di Jepang abad ke-14, Oniyasha yang berusia 12 tahun punya satu masalah—dia tidak tahu apa gunanya semua itu. Mengapa aku harus melangkah dengan kaki kiri di sini, bukan kaki kanan? Mengapa satu pertunjukan bagus dan yang lain buruk? Mengapa orang menari sama sekali? Semuanya tampak sangat sewenang-wenang, sampai sebuah pertemuan kebetulan di gubuk reyot membawanya ke jalan untuk merevolusi bentuk seni tersebut dan memengaruhi banyak budaya Jepang di masa depan. Sebuah kisah fiksi tentang kehidupan awal Zeami Motokiyo (Oniyasha), pendiri teater Noh modern—seni teater tertua yang masih bertahan di dunia—perjalanan seniman yang beranjak dewasa ini dengan jelas menghidupkan seorang pria yang jauh melampaui zamannya selama salah satu era paling semarak secara budaya dan sosial di Jepang.
Yuno-chan"Wah, kisah seniman muda yang penuh semangat ini pasti seru banget, nyaa~ (๑>◡<๑)"