Di sepanjang sejarah peradaban, buku selalu dihormati. Buku mengkristalkan pengetahuan, menghubungkan masa lalu dengan masa depan, dan menyampaikan pemikiran itu sendiri. Untuk melindungi segala jenis teks tertulis, seorang pria yang dikenal sebagai Magus of the Library mendirikan Perpustakaan Pusat di Aftzaak—Kota Buku.
Di pemukiman kumuh desa gurun Amun, hiduplah Theo Fumis, seorang anak laki-laki yang sangat gemar membaca. Sayangnya, penduduk dari daerah kumuh tidak diperbolehkan menggunakan perpustakaan setempat. Keadaan diperburuk oleh teman-teman sebayanya yang terus merundungnya karena telinganya yang luar biasa panjang. Berusaha untuk lepas dari kondisi hidupnya yang menyedihkan, ia bermimpi suatu hari nanti bisa pergi ke Aftzaak.
Kesehariannya yang tidak menyenangkan segera terusik oleh kedatangan para Kafna—pustakawan elit yang cukup ahli untuk bekerja di Perpustakaan Pusat. Sedona Bleu, salah satu Kafna, meminjamkan buku yang paling berharga miliknya kepada Theo; namun, karena keadaan yang tidak terduga, ia tidak sempat menyelesaikannya sebelum para Kafna harus pergi. Beruntung bagi Theo, Sedona memperbarui masa pinjamannya, memberinya satu alasan lagi untuk pergi ke Kota Buku.
[Ditulis oleh MAL Rewrite]
Yuno-chan"Perjuangan Theo yang suka membaca buku meski sering dirundung benar-benar bikin Yuno bangga dan ingin terus mendukungnya, nyaa~ (≧◡≦)"