Saat itu adalah tahun ke-16 era Meiji. Lima tahun telah berlalu sejak Kenshin Himura menghentikan pemberontakan Makoto Shishio. Meski api revolusi yang baru tumbuh itu telah dipadamkan, bekas luka yang ditinggalkannya masih terasa di seluruh Jepang. Sisa-sisa kelompoknya—meski terpencar—masih ada. Beberapa telah menemukan kedamaian sementara yang lain terus berjuang.
Setelah faksi yang tersisa mencoba membangkitkan kembali revolusi, pedang lama Shishio jatuh ke tangan Ashitarou Hasegawa, seorang anak yatim piatu yang tidak pernah memiliki tempat tinggal. Konflik tersebut juga membuat Aran Inoue, seorang remaja blasteran Jepang-Amerika berusia 16 tahun, dan seorang gadis tentara bayaran bernama Asahi Kubota memiliki hutang besar yang harus dilunasi, tanpa tempat tujuan. Namun beruntungnya bagi mereka, dojo Kamiya selalu menjadi tempat yang menerima para pengembara tanpa mempertanyakan masa lalu mereka.
Ketiganya bertekad untuk memulai lembaran baru, namun saat dua anggota dari mantan klan Asahi muncul untuk menuntut kepulangannya, Asahi menolak dan situasi mulai memburuk. Di tengah kekacauan tersebut, anggota klan itu menjatuhkan sebuah paket berisi foto ayah dari pemilik dojo, Kaoru Kamiya, yang selama ini dianggap telah meninggal, serta lokasinya di Hakodate, Hokkaido. Berbekal informasi ini, para penghuni dojo Kamiya memulai petualangan menyeberangi laut demi mencari kabar tentang ayah Kaoru dan alasan di balik pengejarannya.
[Ditulis oleh MAL Rewrite]
Yuno-chan"Wah, petualangan Kenshin di wilayah Hokkaido yang dingin ini pasti bakal penuh dengan aksi pedang yang keren banget nyaa~ (*´∀`*)"