Erina Nakiri
薙切 えりな
Tentang
Usia: 15–16
Gaya masakan: Hidangan Bertema Mewah
Pekerjaan: Siswa SMA
Afiliasi: Akademi Kuliner Tootsuki, Dewan Sepuluh Elit: Kursi ke-10
Karena latar belakangnya sebagai bagian dari keluarga bergengsi di industri jaringan makanan Jepang kelas atas, Tootsuki Corporation, Erina sering memandang rendah siapa pun yang dianggap 'biasa' dan tidak pantas bagi seleranya karena silsilah keluarganya yang tinggi. Memiliki reputasi menakutkan karena 'Lidah Dewa'-nya yang dapat merasakan rasa makanan dengan akurat, Erina mampu mendiskualifikasi siapa pun yang hidangannya terasa 'buruk' dan kritik tajamnya dapat menghancurkan kegigihan jiwa sang koki (maupun siswa). Dia juga merupakan salah satu dari Sepuluh Elit di Akademi Kuliner Tootsuki dan menggunakan posisinya untuk menilai hidangan siswa berdasarkan latar belakang keluarga dan status mereka.
Lahir dalam keluarga bergengsi dan berpengaruh dengan keuangan melimpah serta silsilah yang halus, Erina adalah salah satu siswa yang arogan, sombong, dan manja di Akademi Kuliner Tootsuki. Tipikal putri keluarga kaya dari latar belakang keluarga yang sangat terkenal, dia memandang rendah orang-orang (terutama Souma) atau masyarakat yang tidak berbagi gaya hidupnya dan hanya bersosialisasi dengan kelompok orang yang memiliki kekayaan berlimpah dan pengaruh kuat. Memiliki reputasi yang dikenal sebagai 'Lidah Dewa' karena kemampuan merasakan makanan secara akurat dan keterampilan memasak yang luar biasa, Erina sangat serius terhadap gaya memasak yang mewah dan bahan-bahan berkelas, di mana kegagalan atau rasa tidak enak dalam makanan tidak dapat ditoleransi; bahkan kesalahan sekecil apa pun bisa menjadi masalah yang sangat besar baginya. Menurut legenda hidup, 'Doujima Gin', lidahnya begitu istimewa sehingga dia bisa merasakan 8 jenis garam berbeda dengan mata tertutup. Karena reputasinya, dia dikagumi sekaligus ditakuti oleh banyak pendatang baru di akademi (kecuali Souma), bahkan para dosen akademi dan 'senpai'-nya merasa ego narsistiknya begitu meluap-luap sehingga dia terlalu keras kepala untuk mendengarkan hampir siapa pun. Selain itu, Erina juga pemilih soal makanan di mana dia lebih suka memilih masakan kelas atas daripada hidangan sehari-hari, dan mengklaim bahwa makanan normal tidak sesuai dengan seleranya. Erina juga sadis di mana dia sering menikmati penderitaan orang lain dan keengganan mereka atas tawarannya sebagai hiburannya, sementara dia juga narsistik bahwa hanya dialah yang lebih baik dari siapa pun di akademi (kecuali Souma yang menemukan bahwa dia sebenarnya tidak jujur pada dirinya sendiri dan bahkan mengklaim hidangannya membosankan karena egonya).
Terlepas dari semua sifat narsistik, arogan, dan keras kepalanya, Erina juga terbukti sebagai siswa 'tsundere' yang membantah hampir segalanya bahkan jika ada sesuatu yang baik tentang hal itu, terutama Souma yang masakannya terasa sangat enak sehingga bahkan Lidah Dewanya tidak bisa menahan diri untuk tidak terkesan dengan gayanya. Demikian pula, meskipun dia mencoba untuk tetap menyendiri dan anggun dalam interaksinya dengan Souma, dia terbukti mudah tersipu oleh sikap Souma yang santai dan apa adanya karena egonya yang berlebihan, dan sering kali berakhir dalam rasa malu yang lucu setiap kali Souma mengabaikan hinaannya. Beberapa situasi menyebutkan bahwa imajinasi Erina memainkan peran yang penting namun konyol tergantung pada suasana hatinya; imajinasi aneh apa pun yang dia miliki akan memengaruhi hasil siswa, biasanya ke arah yang buruk. Erina juga bukan siswa yang, karena egonya, mau mengakui kesalahannya dan perilaku narsistiknya hampir membuatnya buta dan bahkan fobia terhadap kesalahan (dia mungkin menikmati kesenangan sadis untuk membuat saingannya menderita, namun dia tidak senang jika ada yang 'mengejeknya' atau jika kelemahannya ditemukan oleh tokoh tertentu). Bahkan kritik sekecil apa pun tentang makanannya (Souma, kenyataannya, adalah satu-satunya siswa yang dengan berani menunjukkan kelemahannya) akan membuatnya mengamuk, dan sering kali mengambil tindakan drastis hanya untuk menutupi kelemahannya.
Meskipun dia jarang berpartisipasi dalam Shokugeki apa pun, gaya memasak Erina diyakini sebagai yang terbaik dan paling elegan dari semuanya. Menggunakan setiap gaya berkelas dari status kuliner yang kaya dan bergengsi, dia menggunakan bahan-bahan mewah untuk membuat hidangan terbaik dan menyatakan bahwa hanya hidangan kelas tinggi yang dianggap layak makan menurut standarnya. Juga dicatat oleh Doujima sendiri bahwa keterampilan memasaknya tidak bisa diremehkan karena kecepatannya serta julukannya 'Lidah Dewa', dengan berhasil menciptakan hidangan yang sesuai dengan seleranya sebelum menyelesaikan masakannya. Juga diklaim bahwa dia bisa memasak secepat Souma, yang menjadikannya salah satu saingan kompeten bagi gaya Souma meskipun dia jarang memasak (meskipun dia sangat bangga dengan keterampilannya).
Erina-sama memang punya Lidah Dewa yang hebat, tapi sifat tsundere-nya saat menghadapi Souma-kun itu imut sekali nyaa~ (*´∀`*)
Kemunculan Anime
Shokugeki no Souma
UtamaShokugeki no Souma OVA
UtamaShokugeki no Souma: Ni no Sara
UtamaShokugeki no Souma: Ni no Sara OVA
UtamaShokugeki no Souma: San no Sara
UtamaShokugeki no Souma: San no Sara - Tootsuki Ressha-hen
UtamaShokugeki no Souma: San no Sara - Kyokuseiryou no Erina
UtamaShokugeki no Souma: Shin no Sara
UtamaShokugeki no Souma: Gou no Sara
Utama



















