Ulang Tahun: 1885 (Usia 30 dari vol. 10)
Tinggi: 5'8" (173 cm)
Roy Mustang adalah "Flame Alchemist," yang memiliki kendali mutlak atas panas dan api melalui alkimia. Menggunakan sarung tangan khusus yang menciptakan percikan saat ia menjentikkan jarinya, Roy dapat menciptakan apa pun mulai dari bara kecil untuk membakar surat, hingga kobaran api dahsyat yang dapat menghancurkan tubuh humanoid dalam hitungan detik. Kendali presisinya terhadap api yang ditingkatkan secara alkimia begitu akurat sehingga ia dapat mendidihkan air di mata seseorang dan juga dapat menyerang musuh di tengah kerusuhan tanpa melukai sekutu mana pun.
Terlihat arogan dan manipulatif secara jenaka dari luar, Mustang cerdas dan hampir selalu selangkah lebih maju dari lawan-lawannya, serta suka merasa memegang kendali atas situasi. Dia adalah salah satu atasan Edward Elric. Di permukaan, ia tampak tidak lebih dari seorang pria militer yang mengejar promosi dan pujian, serta dianggap sebagai pria penakluk wanita yang terus-menerus berkencan dengan berbagai wanita. Tujuan sebenarnya Mustang adalah menjadi Führer guna mendapatkan kekuatan untuk mereformasi pemerintah demi menebus dosa-dosanya di Perang Ishval serta mengubah negara menjadi lebih baik, bersama dengan syarat bercanda agar perwira wanita mengenakan rok mini (yang secara signifikan meningkatkan loyalitas Havoc kepadanya dan membuat Hawkeye marah padanya).
Tujuan-tujuannya cukup mengagumkan sehingga ia mendapatkan loyalitas yang kuat dari teman-teman baiknya, Letkol Maes Hughes, Mayor Alex Louis Armstrong, dan bawahannya sendiri, di antaranya adalah Riza Hawkeye, Jean Havoc, Heymans Breda, Vato Falman, dan Kain Fuery. Meskipun Mustang memiliki hubungan yang dekat dan ramah dengan semua bawahannya, ia tampak berbagi ikatan kasih sayang yang lebih dalam dengan wakil komandannya, Riza Hawkeye, yang telah mengabdikan hidupnya untuk mendukungnya. Ikatan ini mencapai puncaknya di episode-episode terakhir anime ketika Mustang memilih Hawkeye seorang diri untuk menemaninya dalam misinya yang paling besar dan paling berbahaya.
Meskipun merupakan pahlawan Perang Ishval, ia tetap dihantui oleh kengerian perang dan merasakan penyesalan yang mendalam atas nyawa yang telah ia ambil.
(Sumber: Wikipedia)
Kolonel Mustang memang sangat keren dan berwibawa saat menjentikkan jarinya untuk mengeluarkan api nyaa~ (≧∇≦)b