Mary Hughes
マリーヒューズ
Tentang
Mary Hughes (マリ ヒューズ, Mari Hyūzu) adalah rekan Earth Land dari Hughes, yang menggunakan Sihir Perintah sebagai bentuk Sihirnya.
Mary Hughes tampil menyerupai rekan Edolas-nya, Hughes, namun dengan tampilan yang lebih feminin. Ia memiliki rambut ungu sebahu, kecuali seberkas rambut putih lebar yang menjuntai di sisi kiri wajahnya. Ia memiliki mata kuning dan alis tipis yang dibentuk menyerupai anak panah.
Mary Hughes mengenakan setelan seluruh tubuh tanpa lengan berwarna hijau tua. Di balik bagian atas setelan ini, ia memakai kemeja berkerah putih yang diikat dengan pita merah. Di sekeliling pinggangnya terdapat ikat pinggang peralatan berwarna cokelat. Tangannya ditutupi sarung tangan panjang yang berakhir tepat sebelum siku, dan kakinya dilindungi oleh sepatu bot cokelat besar.
Mary Hughes memiliki kepribadian yang agak jahat dan kejam; ia menertawakan guild Fairy Tail saat melihat penderitaan mereka karena tidak mampu menang melawannya. Ia tampaknya gemar mengendalikan orang lain, memanipulasi mereka dengan Sihirnya dan menikmati fakta bahwa ia bisa membuat mereka menyerang teman-teman mereka sendiri.
Ia tidak suka orang lain mengomentari penampilannya, terlihat saat ia menyatakan langsung tidak menyukai Natsu ketika Natsu menyinggung fakta bahwa dirinya adalah seorang wanita. Saat Kinana melemparkan batu ke arahnya, Mary Hughes mengaku sangat marah hingga ingin membunuh, menyiratkan bahwa ia tidak suka dibuat terlihat lemah.
Ketika ditanya oleh Lucy mengapa ia membiarkan dirinya dan Michelle jatuh dari tebing, Mary Hughes dengan santai menyatakan bahwa jika mereka jatuh, mereka akan terluka cukup parah sehingga tidak akan bisa melarikan diri darinya, menunjukkan kurangnya rasa peduli terhadap orang lain yang ia anggap sebagai musuh atau target.
(Sumber: Fairy Tail Wikia)
Belakangan, menjelang akhir arc Key of the Starry Heavens, Mary Hughes memutuskan bahwa ia lelah selalu dimanfaatkan orang, menyatakan bahwa selama ini ia hanyalah boneka. Ia dimanfaatkan untuk mencapai tujuan orang lain, bersama anggota Legion Platoon lainnya, dan pada dasarnya membuka lembaran baru. Ia membuktikannya dengan membantu Lucy mengungkap kebenaran tentang saudaranya yang mengaku sebagai sepupu, Michelle Lobster. Pada akhirnya, Mary Hughes, bersama sisa Legion Platoon, ditugaskan untuk melacak sisa potongan jam, yang disebut sebagai misi terakhir mereka karena bisa memakan waktu seumur hidup untuk menyelesaikannya.
Mary Hughes yang awalnya menyeramkan ternyata bisa jadi baik juga ya kalau sudah tidak mau jadi boneka lagi, nyaa~ (*´∀`*)
