Gambar Karakter Anime: The Archangel
Favorit
6

Bagikan

The Archangel

大天使

Tentang

Bertentangan dengan penampilan dan julukannya, Sang Malaikat Agung bukanlah malaikat, dan "Sang Malaikat Agung" bukanlah nama aslinya. Karakteristik tersebut hanyalah indikator statusnya sebagai pemimpin Ordo Malkuth, sebuah kelompok religius yang berusaha memahami, melindungi, dan berinteraksi dengan Tuhan Yang Absolut. Menyusul kiamat yang dikenal sebagai "Great Heat", Sang Malaikat Agung berhadapan dengan Dextera di depan Menara Neuro. Ia memerintahkannya untuk membawa "Angelic Rifle" ke dasar menara, di mana ia akan menunggunya. Namun, niat sebenarnya Sang Malaikat Agung tidak diketahui. Sang Malaikat Agung adalah sosok yang keren, tenang, dan didorong oleh rasa tugas untuk menyelamatkan dunia dari distorsinya. Sejak kecil telah dipersiapkan untuk menjadi pemimpin Ordo Malkuth, ia menjalani tanggung jawabnya secara alami dan selalu tampak mengendalikan segalanya, bahkan saat berada di bawah tekanan. Kualitas kepemimpinannya telah membuatnya mendapatkan banyak rasa hormat dan kepercayaan dari rekan-rekannya, sebagaimana ditunjukkan oleh dedikasi Nomor 47. Namun, karena pernah mengalami diskriminasi di masa lalu, Sang Malaikat Agung cenderung menarik diri, terutama terhadap orang-orang yang terkena distorsi, seperti yang dicatat oleh Dokter Angelicus.
Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Ketika Sang Malaikat Agung masih muda, Tuhan Yang Absolut muncul di Bumi, dan Ordo Malkuth dengan cepat menampungnya di Menara Neuro, di mana ia menjadi subjek pengawasan. Bersama Tuhan Yang Absolut datanglah "Consciousness Orbs", bola sensorik besar yang digunakan untuk menyampaikan informasi, yang ditemukan tersebar di seluruh dunia. Sayangnya, hal lain juga datang: distorsi, yang mulai merusak tatanan realitas. Ini termasuk orang-orang, yang berpegang teguh pada delusi mereka dan menjadi tidak menyadari distorsi di sekitar mereka. Meskipun Sang Malaikat Agung juga terpengaruh oleh distorsi, ia tidak terpengaruh dengan cara yang sama; ia memperoleh kemampuan untuk melihat distorsi sebenarnya dari dunia dan orang-orang di sekitarnya. Sebagai seorang anak, Sang Malaikat Agung menderita ejekan karena rambut dan matanya yang berwarna aneh, yaitu pucat dan merah. Bahkan keluarganya sendiri malu padanya, karena kedua orang tuanya berusaha menyembunyikan kelainannya dari publik. Dapat diprediksi, ia bereaksi dengan keterkejutan ketika Angelicus memuji warna matanya tak lama setelah ia bergabung dengan Ordo Malkuth. Ia juga memiliki seorang kakak perempuan, yang menjadi seperti sayuran akibat distorsi. Ia adalah kasus pertama manusia yang mulai berubah menjadi "Meta-Being", monster yang dulunya manusia yang diubah oleh delusi mereka sendiri. Menyaksikan penurunan bertahapnya tanpa daya menjadi proses yang melelahkan yang harus dialami Sang Malaikat Agung dan keluarganya. Tragisnya, distorsinya akhirnya membawanya pada akhir hidupnya; ia dan ayah Sang Malaikat Agung, dalam kegilaan yang disebabkan oleh distorsinya sendiri, menembaknya di kepala. Sang Malaikat Agung, yang menyaksikan kekejaman itu, melarikan diri dalam kepanikan, kini bertekad untuk menemukan sumber distorsi yang menyebabkan semua penderitaan di dunia. Dalam pencarian jawaban, ia mengikuti "Consciousness Orbs", yang membawanya ke Menara Neuro dan Tuhan Yang Absolut. Pembunuhan saudara perempuannya, selain kesulitan lain yang dialaminya saat kecil, mendorong Sang Malaikat Agung untuk dengan penuh semangat mencari obat untuk distorsi dunia dan umat manusia. Selalu, penyelidikannya selalu mengarah kembali ke Tuhan Yang Absolut, yang akhirnya menjadi sasaran kesalahannya atas setiap ketidakadilan yang menimpa dunia. Sepanjang tahun-tahunnya sebagai anggota Ordo Malkuth, di mana ia diangkat menjadi pemimpin tak lama setelah dewasa, kebencian Sang Malaikat Agung terhadap Tuhan Yang Absolut tumbuh secara substansial, karena jumlah penderitaan di dunia meyakinkannya akan ketidakmampuannya. Promosinya menjadi kepala Ordo Malkuth akhirnya memberi Sang Malaikat Agung kekuatan untuk bertindak atas niat sebenarnya: menghancurkan Tuhan Yang Absolut, mengambil tempatnya, dan menciptakan dunia baru di mana tidak ada yang akan menderita.
(Sumber: Wiki)
Yuno-chan

Wah, Sang Malaikat Agung ini punya masa lalu yang kelam banget ya, tapi dia tetap keren dan kuat buat melindungi dunia, nyaa~ (๑˃́ꇴ˂̀๑)

Galeri Foto

Gambar The Archangel

Diskusi Karakter