Makoto Oogami
大神 信
Tentang
Makoto Oogami adalah seorang pemuda yang cukup pendiam namun pemarah, yang menghindari kontak dengan teman-teman sekelasnya dan jarang masuk sekolah. Sebagai kerabat Tarou, dengan keluarganya yang merupakan cabang dari keluarga Komori, ia mengalami O.B.E seperti Tarou dan Masayuki, serta mampu melakukannya sambil bermain gitar, yang merupakan hobi rutinnya. Keluarga Makoto mendirikan sebuah aliran kepercayaan di mana neneknya yang sudah lanjut usia, Himeko, saat ini menjadi pusatnya dan berharap Makoto akan menggantikannya sebagai pemimpin, meskipun Makoto tidak tertarik sama sekali. Segera setelah penculikan anak-anak Komori, neneknya memberi tahu polisi di mana mereka berada; ayahnya meninggal karena bunuh diri yang misterius tak lama setelah mereka ditemukan, dengan keadaan kematian yang tidak diketahui. Makoto kemudian menemukan mayat ayahnya yang bersimbah darah, yang menjadi pengalaman traumatis baginya; karena hal ini, ia ingin mencari tahu lebih lanjut tentang misteri kematian ayahnya dan awalnya menaruh dendam terhadap Tarou. Namun, ia tampaknya mulai melunak kepadanya setelah perlahan mengenalnya lebih baik dan mengumpulkan lebih banyak informasi mengenai insiden penculikan tersebut. 
Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Dalam perjalanannya melakukan pengalaman di luar tubuh, ia belajar cara mengubah rohnya menjadi wujud anjing menyerupai serigala. Dalam sebuah insiden, ia kemudian bertemu ibunya yang telah menikah lagi. Ia diperlihatkan sangat marah karena telah ditinggalkan, bahkan sempat terpikir untuk menikamnya, meski akhirnya ia tidak sanggup melakukannya dan melarikan diri dari rumah ibunya. Setelah itu, ia mengetahui tentang depresi berat ibunya dan upayanya untuk mengakhiri hidup dengan overdosis pil serta kemungkinan membakar rumahnya, meskipun kemudian diduga bahwa kelompok agama Ogami mungkin bertanggung jawab atas kebakaran tersebut, dan ia bergegas menyelamatkan ibunya dari puing-puing rumah yang terbakar. Segera setelah insiden ini, ibunya sempat kehilangan ingatan dan kembali ke kepribadiannya saat berusia 17 tahun, namun ingatannya segera pulih kembali. Di episode 19, ia akhirnya memanggil ibunya dengan sebutan 'Ibu' alih-alih 'wanita itu'. Dalam adegan ini, ia dan ibunya menangis sebagai tanda bahwa mereka benar-benar saling menyayangi dan memaafkan. Terungkap pula bahwa luka di kepalanya bukan disebabkan oleh ibunya, melainkan oleh penculik yang menculiknya sebelum Tarou dan saudara perempuannya.
Makoto-kun mungkin terlihat menyeramkan di luar, tapi sebenarnya dia hanya seorang pemuda kesepian yang butuh kasih sayang keluarga nyaa~ (´。• ᵕ •。`) ♡
