Kelas: 1-4, nomor kelas 20
Ulang Tahun: 1 April (Aries)
Golongan Darah: B
Tinggi: 151cm
Berat: 52kg
Penglihatan: 3.6 kiri dan kanan
Tangan Dominan: Kanan
Teknik Terbaik: Super Ultra Great Delicious Giant Swing Mountain Storm. (Chou Ultra Great Delicious Daishyarin Yamaarashi)
Makanan Favorit: Takoyaki
Hobi: Membaca manga
Keluarga: Ayah, Ibu, Anjing
Pekerjaan Ayah: Pegawai Kantor Pos (Tukang Pos! 8D)
Komite: Komite Atletik
Mata Pelajaran Terbaik: Olahraga
Mata Pelajaran Terburuk: Bahasa Jepang, Matematika, Sains, Ilmu Sosial, Bahasa Inggris (5 mata pelajaran penting)
Tempat Paling Sering Dikunjungi di Sekolah: Gimnasium
Sekolah Dasar: Sekolah Dasar Pertama Dotonhori(???) (Sama seperti Zaizen)
Menghabiskan Uang untuk: Takoyaki
Motto: Mata dibalas mata!
Film Favorit: Sentai
Buku Favorit: COOL (Buku Konomi sebelumnya, di mana Kintarou mendapatkan lengan beracun Shiraishi.)
Lagu Favorit: Matsuri no Ondo (Lagu festival?)
Warna Favorit: Emas, Oranye, Hijau
Tipe Favorit (orang): Pria yang menarik
Tempat Kencan: Apa itu kencan?
Barang Paling Diinginkan: 100 buah takoyaki!
Kebiasaan Sehari-hari: Makan banyak
Tidak Suka: Belajar
Keterampilan selain tenis: Makan cepat
Raket: Asli (Senarnya belum putus)
Seorang karakter fiksi dalam anime/manga Jepang Prince of Tennis, atau dikenal juga sebagai Tennis no Oujisama. Kintarou adalah anggota termuda Shitenhouji, sebuah tim yang pertama kali diperkenalkan selama Turnamen Nasional (OVA).
Kintarou pertama kali diperkenalkan sekitar episode kedua OVA, di mana ia menabrak Horio Junpei, karakter minor dan sepupu dari anggota tahun pertama Seigaku, Satoshi Horio. Kintarou sedang menuju Turnamen Nasional di Tokyo, tetapi salah turun kereta di pemberhentian yang salah, mengira ia sudah berada di Tokyo karena Gunung Fuji sudah terlihat. Situasi di anime sedikit berbeda dari manga, tetapi alur ceritanya konsisten.
Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Kemudian di manga, terungkap bahwa Kintarou adalah pemain untuk Shitenhouji, salah satu tim terkuat yang bermain di Turnamen Nasional dan salah satu rintangan terberat Seigaku. Ia juga ditampilkan dalam lagu pembuka sebagai tandingan dan rival baru Ryoma, dan ada juga adegan di manga di mana Yuushi Oshitari dari Hyotei Gakuen berbicara dengan sepupunya Kenya melalui telepon, yang kebetulan juga anggota Shitenhouji. Kenya membanggakan bakat Kintarou dari Shitenhouji, sementara Yuushi membanggakan Ryoma Echizen dari Tokyo yang tidak seperti biasanya. Dari satu sudut pandang, ini menyiratkan perbandingan antara dua pemain "berbakat" tersebut. Dari sudut pandang lain, ini semacam mewakili persaingan yang sedang memanas antara pemain dari Selatan dan pemain dari Timur (Tokyo).
Kintarou tampaknya sangat takut pada kapten Shitenhouji, Kuranosuke Shiraishi. Ia membaca manga tentang monster dengan cakar beracun, dan karena itu, imajinasinya yang tak terbatas memunculkan ide aneh bahwa Kuranosuke memiliki cakar beracun di balik perban yang selalu ia kenakan di tangan dan lengannya. Kintarou serius dengan ketakutan ini dan menahan diri ketika Kuranosuke memanfaatkan ide ini sambil mengancamnya. Namun, ini hanya dilakukan jika Kintarou melewati batas, atau jika Kuranosuke ingin sesuatu diselesaikan.
Kepribadian Kintarou yang terbuka dan ceria terlihat tidak hanya saat ia berteman dengan Junpei, tetapi juga saat ia bertemu dengan teman Ryoma, Sakuno Ryuzaki. Setelah tidak sengaja jatuh dari dahan pohon dan menimpanya, Kintarou memakan beberapa onigiri buatan Sakuno yang sebelumnya jatuh ke tanah, lalu memuji masakannya.
Trivia
Kintarou percaya nama Echizen dibaca "Koshimae" dan terus-menerus memanggilnya begitu (Kanji untuk Echizen juga bisa dibaca sebagai Koshimae).
Pemahaman Kintarou tentang bahasa Jepang tidak terlalu baik. Akibatnya, ketika rekan setimnya Kenya Oshitari melaporkan bahwa bintang tahun pertama dari Tokyo "memiliki saraf baja dan sangat sombong; ia akan menatapmu dengan san paku gan-nya (yaitu bagian putih matanya)", Kintarou salah menafsirkan kata-kata Kenya dan secara keliru percaya bahwa Echizen "memiliki tubuh baja, jari-jarinya mengeluarkan racun mematikan, dan ia akan menatapmu dengan tiga matanya."
Wah, Kintarou-kun ini lucu banget ya, apalagi kalau sudah bicara takoyaki atau salah paham soal Ryoma-kun, nyaa~ (≧∇≦)!