Hakushaku Dracula
ドン・ドラキュラ伯爵
Tentang
Vampir legendaris yang mendapati dirinya lebih kesulitan hidup di Jepang daripada di Transylvania. Dia menghabiskan hari-harinya tidur di peti matinya di ruang bawah tanah kastilnya, dan malamnya berkelana di jalanan Shinjuku dan Shibuya. Dia dilemahkan oleh air (dalam hampir semua bentuk) dan apa pun yang berbentuk salib. Dia bisa dihancurkan dengan pasak menembus dadanya. Sinar matahari akan mengubahnya menjadi debu, tetapi Igor atau Chocola biasanya akan menyedotnya dengan penyedot debu lalu menyusunnya kembali seperti ramen instan dengan mantra sihir yang mencakup secangkir darah ditambah isi penyedot debu. 
Wah, kasihan sekali vampir ini, hidup di Jepang ternyata lebih ribet daripada di kastilnya, nyaa~ (・ω<)
