Sei Handa
半田 清舟
Tentang
Umur: 23
Ulang tahun: 15 April
Seorang ahli kaligrafi yang mempermalukan dirinya sendiri dengan memukul direktur galeri seni yang mengkritik keras gaya kaligrafinya sebagai 'membosankan', 'kaku', 'akademis', dan 'hambar'. Dia kemudian pergi ke Kepulauan Goto di Nagasaki atas saran ayahnya yang merupakan ahli kaligrafi terkenal untuk lebih fokus pada kaligrafinya sambil menjalani masa 'pengasingannya'. Sepanjang perjalanannya, dia menemukan nilai dalam interaksi dengan orang lain, terutama seorang gadis kecil tomboi bernama Naru, dan menemukan inspirasi serta gaya pribadinya sendiri.
Awalnya, Naru memanggilnya 'Junon Boy', merujuk pada majalah tertentu yang menampilkan foto-foto idola pria di jalanan, yang menyiratkan (secara keliru) bahwa dia adalah cowok cantik asal kota yang jenisnya tidak benar-benar ada di dunia nyata. Kemudian, Naru memanggilnya 'Sensei'.
Sei Handa muncul kembali dalam manga lain berjudul Handa-kun, sebuah prekuel yang menampilkan Handa selama masa SMA-nya. Dalam prekuel tersebut, dia adalah idola sekolah yang sangat dihormati dan ahli kaligrafi jenius yang memiliki keyakinan keliru yang kocak bahwa tidak ada yang menyukainya, dan bahwa tindakan pemujaan dari teman-temannya dari kejauhan sebenarnya adalah perundungan. Hal ini ternyata adalah kesalahan sahabatnya di kedua seri tersebut, Kawafuji, yang berbohong padanya bahwa dia 'dibenci' sebagai candaan, yang disalahpahami Handa sebagai kebenaran, dan temannya tersebut tidak pernah benar-benar mencoba meluruskannya karena menganggap hal itu lucu dan menghibur.
Handa-sensei itu orangnya sensitif tapi berbakat banget, jadi ingin aku semangati terus biar nggak galau lagi nyaa~ (*´ω`*)











