Prince" Yoshida Luigi "Gino
Tentang
Posisi: MF, F
Usia: 26 tahun
Tinggi: 186cm
Berat: 64kg
Tipe darah: O
Jersey: #10
Luigi Yoshida bermain sebagai Gelandang untuk East Tokyo United. Berdarah campuran Jepang dan Italia; dikenal sebagai "Pangeran" di antara rekan-rekan setim ETU karena kemampuan bermainnya yang cerdik dan sikapnya yang seringkali narsis. Dia juga dipanggil "Gino", yang merupakan nama di jerseynya. Dia menyukai mobil Maserati.
Gino menggunakan Akasaki dan Tsubaki sebagai Zakki (Anjing Penjaga) dan Bakki (Anjing Pemburu Bodoh) miliknya, bekerja sama dengan baik dengan mereka di lapangan. Baik Akasaki maupun Tsubaki tidak menunjukkan masalah dengan penunjukan mereka, meskipun Akasaki yang berapi-api tidak segan melontarkan komentar sarkastik yang ditujukan kepada Gino mengenai narsismenya. Tsubaki, di sisi lain, sangat mengagumi Gino dan keahliannya.
Sementara Gino selalu menjadi pusat serangan ETU, baru di bawah Tatsumi dia mulai bermain dengan potensi penuhnya. Selama pertandingan persahabatan melawan Tokyo Victory, Goto mencatat bahwa meskipun sebelumnya Gino lebih suka menyentuh bola sesedikit mungkin, sekarang dia memainkan peran sebagai pengatur serangan. Hal ini menunjukkan bahwa Gino bukanlah pengatur serangan ETU di masa lalu. Apa yang menyebabkan Gino berubah masih belum jelas. Gino menyatakan bahwa dia menganggap taktik Tatsumi menyenangkan.
Perubahan sikap Gino mungkin juga ada hubungannya dengan Akasaki dan Tsubaki. Meskipun Gino dan Akasaki sudah bersama di tim selama dua tahun, Gino baru memperhatikan Akasaki selama pemusatan latihan ketika Akasaki mulai berani melawan Kuroda dan menyuarakan pendapatnya dengan lebih tegas. Gino juga mengklaim senang mengirimkan umpan kepada Tsubaki.
Gino memiliki masalah dengan Natsuki dan bisa menjadi kesal sampai berhenti mengirimkan umpan kepadanya. Ini menjadi sumber kekhawatiran besar bagi Natsuki yang tidak terlalu pandai merebut bola dan oleh karena itu bergantung pada assist. Tatsumi menyatakan ini karena bagi Gino, setiap bola yang dia kirimkan kepada penyerang adalah bola yang telah dicurahkan oleh rekan-rekan setimnya. Karenanya, Gino tidak suka mengoper bola kepada Natsuki, yang diketahui sering menyia-nyiakan bola dan menembak secara egois, tanpa mempertimbangkan alur permainan.
(Sumber: Wikipedia) 
Wah, Gino si Pangeran Narsis ini punya banyak cerita menarik di lapangan, nyaa~ (≧∇≦)/
