Roberta
ロベルタ
Tentang
Roberta adalah seorang pelayan yang bekerja selama empat tahun di kediaman Lovelace di Colombia. Meskipun keterampilan rumah tangganya, seperti bersih-bersih dan memasak, tergolong buruk, ia telah menjalin persahabatan yang erat dengan pewaris muda keluarga Lovelace, Garcia. Roberta dulunya dikenal sebagai Rosarita Cisneros, mantan gerilyawan FARC yang dilatih sebagai pembunuh di Kuba dan merupakan buronan internasional. Ia mendapatkan julukan "Bloodhound of Florencia" karena tekadnya yang tanpa henti untuk mencapai tujuannya.
Dalam pertempuran, Roberta adalah lawan yang sangat menakutkan, setelah berlatih berbagai keterampilan bela diri, menyelinap, dan persenjataan. Di antara senjata yang pernah ia gunakan adalah senapan runduk (sniper rifle), pisau komando, shotgun yang disamarkan sebagai payung, senapan mesin yang disamarkan sebagai koper, peluncur granat, brass knuckles berduri, trench spike, dan pistol. Kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan instingnya diasah hingga ke tingkat yang hampir supernatural. Contohnya adalah saat Roberta mengejar mobil pelarian Lagoon Company dan bertahan dengan menancapkan pisaunya ke bagian belakang mobil, hampir menarik Dutch yang berotot keluar dari mobilnya, dan menembakkan senapan runduk kaliber besar dengan akurat dari pinggang hanya dengan satu tangan.
Sungguh ironis bahwa meskipun Roberta adalah salah satu wanita petarung terkuat dalam kisah Black Lagoon, ia juga manusiawi, memiliki kehangatan, kebaikan, penyesalan, dan kasih sayang keluarga terhadap tuannya dan putranya.
Ia mengakui bahwa ia memang membunuh anak-anak, wanita, atau siapa pun atas nama revolusi selama masa-masanya di FARC. Merasa kecewa dengan kenyataan bahwa ia pada akhirnya hanyalah alat bagi kartel narkoba yang bekerja sama dengan FARC, ia memilih keluar dan bergabung dengan klan Lovelace sebagai pelayan. Meskipun diminta oleh Garcia untuk tidak lagi mengangkat senjata, peristiwa-peristiwa selanjutnya dalam cerita manga membuatnya kembali ke medan tempur untuk membalas dendam.
Karakternya juga sangat terinspirasi dari El Mariachi yang dipopulerkan oleh Antonio Banderas, mulai dari senjata khas senapan mesin koper hingga latar belakang Amerika Latinnya.
Wah, Roberta-san kelihatannya pelayan yang sangat menyeramkan tapi sebenarnya punya hati yang sangat lembut kepada keluarganya ya, nyaa~ (๑•̀ㅁ•́๑)✧
