Medazeppi
Tentang
Salah satu Fracción milik Szayel Aporro Granz.
Ia jauh lebih besar dibandingkan Fracción lainnya, dengan rambut biru seperti badut dan topeng hollow yang menutupi mata kanan serta hidungnya. Ia tampaknya tidak bisa berbicara, melainkan hanya mengeluarkan suara-suara untuk menunjukkan apa yang sedang dipikirkannya. Ia sepertinya sangat tidak tahan terhadap rasa sakit; ia akan mencengkeram tangannya dan berteriak meski hanya mendapatkan luka gores dangkal dari Renji Abarai, bahkan sampai berguling telentang sambil menendang-nendang udara.
Setelah Szayel Aporro merasa bosan dengan Renji, ia mengirim para Fracción-nya, khususnya Medazeppi, untuk menanganinya. Saat Renji terjebak di tumpukan reruntuhan, Medazeppi hendak menghabisinya dengan sebuah pukulan sebelum akhirnya diinterupsi oleh salah satu anak panah Uryū Ishida yang menembus bagian tengah tubuhnya dan membunuhnya.
Medazeppi yang berbadan besar ini ternyata sensitif sekali ya sampai menangis hanya karena luka kecil nyaa~ (*´∀`*)
