Bai Wuxiang
白无相
Tentang
Bai Wuxiang, yang dijuluki Bencana Berpakaian Putih, adalah yang tertua dan terkuat dari Empat Bencana Besar. Berabad-abad yang lalu, ia memiliki pengaruh besar dalam kejatuhan kerajaan Xianle dan diyakini bahwa ia dikalahkan oleh Jun Wu berabad-abad yang lalu.
White No-Face memiliki kepribadian yang mengejek dan manipulatif, paling jelas terlihat melalui pelecehan emosional berulang yang ia lakukan terhadap Xie Lian. Ia sangat obsesif dan mengendalikan, tetapi juga cerdas. Dengan kekuatan untuk mengatur peristiwa dan mengetahui cara memanipulasi untuk meneror seseorang secara mental, ia mengejar tujuannya untuk membuat Xie Lian menyadari bahwa hati seseorang tidak dapat tetap murni dan tidak tercemar setelah penderitaan. Meskipun ia sendiri tidak banyak bertindak secara aktif setiap kali muncul, ia mampu meninggalkan dampak traumatis melalui sifatnya yang mengejek dan menghantui.
White No-Face adalah seorang pemuda tinggi dan tampak berusia tujuh belas atau delapan belas tahun. Ia mengenakan pakaian duka berwarna putih dengan lengan lebar dan topeng putih yang menunjukkan wajah setengah tertawa, setengah menangis. Ia juga membawa bendera kain Pemanggil Roh di tangannya.
(Sumber: Heaven Official's Blessing Wiki) 
Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Ia cepat memanfaatkan ketidakstabilan mental dan kerentanan orang lain untuk keuntungannya sendiri. Misalnya, ketika ia menghibur Xie Lian saat ia dalam keadaan sengsara dan sedih. Ia menggunakan momen itu untuk memperkuat gagasan bahwa semua orang di dunia ingin menyakitinya dan menentang Xie Lian. Kasus lain adalah ketika ia berhasil membujuk orang-orang di kuil untuk terus-menerus menusuk Xie Lian, menggunakan ketakutan mereka dan kefasihannya untuk memenuhi keinginannya. Meskipun ia menampilkan dirinya seolah peduli terhadap Xie Lian, ia adalah orang yang kejam dan bengis. Ia menikmati penderitaan orang lain, bahkan bermain-main dengan trauma dan ketakutan mereka saat ia terlihat terkekeh, tertawa, dan bahkan berubah menjadi orang yang berbeda sebagai cara lebih lanjut untuk mengejek dan memanipulasi. Namun, di balik penampilannya yang licik dan mengintimidasi, ia adalah pria yang sangat sensitif yang cepat marah ketika ditegur atau ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginannya. Seluruh keberadaannya lahir karena sebuah frasa singkat yang secara pribadi menyinggungnya, menunjukkan masalah emosional dan psikologisnya yang mendalam.
Wah, White No-Face ini memang jago banget bikin orang lain menderita, tapi kenapa ya dia begitu? nyaa~ (´-ω-`)

