Yue Ban
半 月
Tentang
Usia: 200+
Ban Yue adalah kepala pendeta dari Kerajaan Banyue yang telah runtuh dan dianggap sebagai pengkhianat oleh rakyatnya karena membiarkan pasukan penyerbu masuk ke dalam kota. Dia muncul sebagai hantu di arc kedua dalam cerita ini. Ban Yue adalah gadis yang bicaranya sangat lembut dan tampak muram. Dia kurang pandai bergaul dan agak pemalu, tetapi tampaknya tidak mudah merasa takut. Meskipun dia tidak menaruh dendam pada mereka yang menyakitinya, dia mengingat orang-orang yang baik kepadanya seumur hidup. Walaupun awalnya terlihat pendiam, seiring berjalannya cerita, dia menjadi sedikit lebih ceria dan aktif berkontribusi untuk membantu orang lain. Gaya bertarungnya dikatakan lincah dan eksentrik, namun tanpa adanya niat menyerang. Meskipun memiliki kemampuan yang kuat, dia kurang ahli dalam melakukan tugas sehari-hari seperti memasak.

Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Ban Yue lahir dari seorang pria asal Yong'an dan seorang wanita dari Kerajaan Banyue. Dia tinggal bersama keluarganya di perbatasan sana, tetapi ayahnya segera pindah kembali ke Yong'an karena tidak tahan dengan pertikaian dan ketegangan di perbatasan kedua negara tersebut. Ibunya tidak pernah pulih dari perceraian itu dan meninggal karena patah hati tidak lama kemudian. Ban Yue, yang saat itu berusia sekitar enam hingga tujuh tahun, terus hidup di jalanan. Dia dirundung oleh orang-orang karena darah campurannya dan perawakannya yang kecil, yang membuatnya menjadi tidak ceria dan pemurung. Rakyat Banyue bersikap dingin padanya dan satu-satunya orang yang mau berteman dengannya adalah seorang anak laki-laki dari Yong'an yang tinggal di perbatasan. Anak laki-laki ini ternyata adalah Pei Xiu. Ketika dia berusia sepuluh tahun, terjadi pemberontakan dan tentara dari kedua negara bertempur dalam pertempuran berdarah yang memakan banyak korban jiwa. Selama kerusuhan ini, dia menghilang, tetapi karena tidak ada seorang pun di Kerajaan Banyue yang mempedulikannya, tidak ada yang menyadari bahwa dia telah pergi.
Ban Yue menyeberangi Gurun Gobi sendirian dengan berjalan ribuan mil menuju Yong'an. Di sana dia bersumpah setia kepada negara tersebut dan terus menjadi bawahan Pei Xiu. Begitu dia kembali ke kerajaan asalnya, dia telah belajar cara mengendalikan scorpion snakes dan black magic. Orang-orang merasa terkesan, tetapi juga mulai takut padanya. Orang-orang yang dulu mengejeknya dan takut akan balas dendam memberi tahu raja bahwa dia adalah pembawa pesan jahat yang seharusnya membawa kehancuran bagi kerajaan, tetapi mereka gagal meyakinkannya. Dia kemudian berhasil menjadi State Preceptor di Kerajaan Banyue.
Suatu hari, perang lain pecah dan negara Yong'an mengirim pasukan untuk memusnahkan Kerajaan Banyue sepenuhnya. Ban Yue mengadakan upacara besar untuk berdoa dan memberikan berkah kepada para prajurit kerajaannya yang membuat para prajurit Banyue sangat bersemangat untuk bertempur. Namun, pada satu titik, dia membuka gerbang benteng dan membiarkan pasukan Yong'an di bawah komando Pei Xiu masuk, yang memberi mereka keunggulan dan menyebabkan jatuhnya Kerajaan Banyue. Pei Xiu meyakinkannya bahwa melakukan hal itu akan mengakhiri perang lebih cepat dan mengurangi jumlah korban di kedua belah pihak. Oleh karena itu, dia dianggap sebagai pengkhianat dan segera setelah itu, tentara menangkapnya dan menggantungnya di atas Sinner's Pit. Setiap kali dia melarikan diri, dia akan ditangkap oleh Kemo dan rekan-rekan tentaranya lalu digantung kembali. Selama waktu itu, dia menangkap semua tentara kerajaan lainnya dan melemparkan mereka ke dalam Sinner's Pit. Dia memasang sebuah array yang hanya bisa dia lepaskan sendiri, sehingga mereka tidak akan pernah bisa melarikan diri. Hal ini berlanjut selama sekitar 200 tahun.
Meskipun terlihat pendiam dan muram, Ban Yue sebenarnya adalah gadis yang sangat tulus dan setia kawan, nyaa~ (๑>ᴗ<๑)




