Shin'emon
Tentang
Shin'emon meminta bantuan Konoha untuk mengawal sebuah cangkir teh "tak ternilai" bernama Kachoufuugetsu (Beauty of Nature) ke sebuah pameran. Ketika Naruto dan Kiba tiba untuk membantu klien mereka mengangkut cangkir tersebut, mereka mengetahui bahwa dia adalah orang yang picik dan lebih menghargai cangkir itu daripada nyawa mereka. Saat sekelompok bandit mencuri cangkir tersebut, mereka bertiga pergi untuk mengambilnya kembali. Shin'emon menghadapi pemimpin bandit sendirian dan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkannya kembali. Setelah dia berhasil mengambil kembali cangkirnya, sang pemimpin bandit memilih untuk menghancurkan sarang guanya beserta semua yang ada di dalamnya. Shin'emon melarikan diri, tetapi dia kehilangan cangkirnya di sebuah tepian jurang dan cangkir itu pecah di lantai bawah. Dia sendiri pun ikut terjatuh. Saat terjatuh, dia merenungkan betapa buruknya sifatnya selama ini dan terkejut melihat Naruto menyelamatkannya. Mereka akhirnya sampai ke pameran tanpa membawa cangkir tersebut. Shin'emon menjelaskan bahwa dia bisa dengan mudah membuat cangkir teh yang lain. Dan dia menunjukkan bahwa harta yang paling tak ternilai adalah nyawanya sendiri daripada cangkir tersebut, karena dia bisa membuat wadah yang bahkan lebih baik lagi di lain waktu.
Shin'emon akhirnya sadar kalau nyawa itu jauh lebih berharga daripada cangkir teh mahal, syukurlah Naruto datang menyelamatkannya tepat waktu nyaa~ (*´∀`*)
