Sid Barrett
死人・バレット
Tentang
Seorang pria yang meninggal dan berubah menjadi zombi. Rumor di sekolah mengatakan bahwa ia terobsesi dengan ide kebebasan mutlak dan mulai menyerang para siswa untuk menunjukkan seberapa besar kebebasan yang didapatnya setelah kematian. Saat mereka menemukan Sid di pemakaman, ia melawan mereka dengan menggunakan batu nisannya sendiri sebagai senjata pengganti yang sangat efektif. Terungkap bahwa Dr. Stein mengubahnya menjadi zombi, sehingga ia menjadi target tim Maka dan Black Star sebagai bagian dari pelajaran tambahan (remedial) mereka. Belakangan terungkap bahwa itu adalah trik yang disusun oleh Shinigami dan Dr. Stein untuk menunjukkan kepada para siswa cara melihat dan menggunakan energi jiwa (hanya Maka yang bisa melihatnya setelah tugas tersebut). Sejak saat itu, Sid bertindak sebagai mata-mata untuk mendapatkan informasi tentang para penyihir dan rencana mereka. Ia terus-menerus berbicara tentang bagaimana ia selalu menjadi 'tipe pria seperti itu' (saat ia masih hidup) dan hal-hal yang tidak bisa ia lakukan saat hidup tetapi sekarang bisa dilakukan karena ia adalah seorang zombi. Selama masa hidupnya, Sid adalah seorang meister bintang tiga dan meister pisau. Pekerjaannya diambil alih oleh Dr. Stein. Ia masih sering ke sekolah untuk membantu para siswa dan guru dengan cara apa pun yang ia bisa. Alasan Sid membantu sekolah adalah karena itulah yang akan ia lakukan seandainya ia masih hidup. Namanya diambil dari pentolan asli Pink Floyd, Syd Barrett.
Serangan: Sid menggunakan batu nisannya sendiri sebagai senjata atau Nygus dalam bentuk pisaunya. Ia juga mampu menggunakan Azusa untuk melakukan serangan sniper.
Living End: Serangan khas Sid di mana ia menggunakan batu nisannya untuk menghantam lawannya ke tanah, menciptakan salib energi jiwa yang sangat besar. Teknik ini dapat digunakan di darat maupun di udara.
Compulsive Burial: Sid mengaktifkan Soul Resonance dengan Nygus, lalu menusukkannya (dalam bentuk pisau) ke tanah yang menyebabkan peti mati muncul di bawah seseorang dan berfungsi sebagai jalur pelarian. Teknik ini menciptakan cara melarikan diri yang sederhana melalui terowongan pelarian yang langsung menuju ke bawah.
(Sumber: Wikipedia)
Sid-sensei benar-benar tipe pria yang sangat keren dan setia kawan meskipun sudah menjadi zombi, nyaa~ (*´∀`*)




