Coco
ココ
Tentang
Usia: 10-12
Jenis Kelamin: Perempuan
Ulang Tahun: 25 Mei
Rambut: Hijau Pirang
Mata: Emas
Pekerjaan: Magang Penyihir, Magang Penjahit (Sebelumnya)
Afiliasi: Penyihir Topi Runcing, Orang Luar (Sebelumnya)
Kediaman: Desa Coco (Dahulu), Atelier Qifrey
Keahlian: Garis Lurus
Status:
Coco adalah protagonis dari Witch Hat Atelier. Ia adalah seorang gadis muda yang menjadi murid penyihir di bawah bimbingan penyihir Qifrey setelah secara tidak sengaja menggunakan sihir terlarang yang mengubah ibunya menjadi batu. Ia berharap dapat mencari buku yang berisi sihir yang ia rapalkan di Menara Kitab (Tower of Tomes) untuk membatalkan efeknya pada sang ibu.
Coco adalah seorang gadis muda yang tinggal bersama ibunya, seorang penjual kain, di sebuah desa kecil. Ia jatuh cinta pada sihir saat ia masih kecil dalam sebuah festival, ketika ia berjalan di atas jalan setapak batu yang bercahaya. Hari itu ia bertemu dengan seorang penyihir aneh yang menjualinya sebuah grimoire sihir dan sebuah pena dengan tinta.
Suatu hari saat Coco sedang mengerjakan tugas rumahnya, ia melihat kereta bersayap tiba di toko pakaian ibunya. Ia berpapasan dengan penyihir Qifrey yang sedang mampir untuk membeli kain. Qifrey memperhatikan Coco saat memotong sehelai kain dan berkomentar bahwa keahliannya sendiri adalah sebuah sihir. Dengan malu-malu, Coco memberi tahu Qifrey bahwa ketertarikannya pada sihir dimulai sejak ia masih kecil. Ibunya pernah mengajaknya ke pameran kastel, di mana ia membeli buku gambar ajaib dan tongkat sihir dari seorang penyihir misterius bertopeng. Qifrey tampak terganggu oleh ceritanya, meski ia tidak mengatakan apa-apa. Setelah beberapa anak secara tidak sengaja merusak kereta bersayap tersebut, ia menawarkan untuk memperbaikinya menggunakan sihir. Meskipun Coco tidak diperbolehkan, ia berhasil menyaksikan Qifrey merapalkan sihir dari atap toko.
Malam harinya, Coco memutuskan untuk mencoba menggambar sihir menggunakan buku gambar dan tongkat sihir yang telah dibelinya. Setelah merasa cukup berhasil setelah beberapa kali percobaan, Coco memutuskan untuk menggambar sesuatu yang lebih rumit. Qifrey menariknya menjauh dari gambar tersebut di saat-saat terakhir dan menyelamatkannya dari ledakan cahaya yang memancar dari lingkaran sihir. Saat sedang menegurnya karena menggambar sihir dengan sembrono, ibunya terkena sihir terlarang tersebut dan membeku menjadi batu. Coco semakin ngeri saat mengetahui bahwa Qifrey akan menghapus ingatannya karena menggunakan sihir, namun Qifrey menyadari bahwa Coco adalah satu-satunya petunjuknya menuju kelompok Topi Bertepi (Brimmed Caps), sekelompok penyihir yang melakukan sihir terlarang. Qifrey akhirnya memutuskan untuk mengangkatnya menjadi murid di atelier miliknya.
Coco adalah gadis muda yang ceria, riang, dan optimis. Karena dibesarkan di luar dunia penyihir, ia memiliki antusiasme seperti anak kecil terhadap sihir dan mengamati mantra yang paling umum sekalipun dengan mata berbinar-binar penuh kekaguman.
Coco benar-benar mencintai sihir. Mantra yang menginspirasinya adalah sihir sederhana ciptaan rekan Qifrey, Olruggio, yang membuat jalan setapak batu bercahaya saat ia melangkah. Pendekatannya terhadap sihir sering kali sederhana dan praktis, berfokus pada garis lurus dan bentuk yang simpel, namun ia sangat mahir dalam mencetuskan konsep dan ide-ide yang sering digunakan oleh sesama rekan magangnya.
Semangat Coco dalam mengejar mimpinya menjadi penyihir hebat benar-benar membuat Yuno-chan terharu, nyaa~ (*´∀`*)
