Keima Katsuragi
桂木 桂馬
Tentang
Umur: 17
Tanggal Lahir: 6 Juni
Zodiak: Gemini
Kelas: 2-B
Tinggi Badan: 174 cm
Berat Badan: 53 kg
Minat: Game Bishoujo (Gal games) dan gadis-gadis 2D
Benci: Semua gadis nyata, realita, makanan manis
Kutipan favorit: "Aku akan mengajarimu sesuatu yang berguna" ; "Aku bisa melihat akhirannya"
Keima Katsuragi, protagonis dari cerita ini, adalah seorang siswa SMA berusia 17 tahun yang bersekolah di Akademi SMA Maijima. Sejak usia dini, ia memiliki ketertarikan obsesif terhadap video game; kini ia dikenal sebagai "Dewa Penakluk (落とし神, Otoshi-gami?)" di dunia game berkat kemampuannya yang legendaris dalam "menaklukkan" gadis mana pun dalam game simulasi kencan. Namun ironisnya, ia dijuluki otamegane (sebuah lakuran menghina dari kata otaku dan megane-"kacamata") oleh hampir semua orang di sekolahnya karena dedikasinya yang ekstrem pada video game. Meskipun ia sendiri mengaku menyukai perempuan, ia lebih memilih gadis-gadis yang secara teoritis sempurna dan cantik di dunia game daripada gadis-gadis di dunia nyata. Cintanya pada game begitu besar hingga ia bisa mengalami gejala putus zat jika tidak cukup bermain, dan ia memiliki kebiasaan buruk mengurung diri di kamar untuk bermain game selama berhari-hari saat sedang depresi.
Di awal seri, Keima menjadi kolaborator untuk menangkap roh-roh yang lepas (runaway spirits) ketika ia membalas sebuah email provokatif di alamat email PFP-nya ([email protected]) yang meminta bantuannya untuk "menaklukkan" gadis-gadis tanpa menyadari bahwa itu adalah kontrak dari Neraka. Elsee kemudian muncul dan meminta bantuannya untuk "menaklukkan" gadis-gadis di kehidupan nyata. Untuk setiap individu dari "Target Penaklukan"—seorang gadis yang di dalamnya terdapat roh yang lepas—Keima menggunakan kemampuan analitis dan pengalamannya dari game simulasi kencan untuk "menaklukkan" mereka. Ketika ia sudah menemukan dorongan terakhir yang dibutuhkan untuk "menaklukkan" seorang gadis (baik di dunia nyata maupun game), ia akan mengucapkan jargon khasnya, "Aku sudah bisa melihat akhirannya." Setiap kali ia tidak sedang menangkap roh yang lepas, ia hampir selalu terlihat memainkan video game di PFP-nya (sebuah parodi dari PSP milik Sony), yang mungkin menjelaskan kondisi fisiknya yang lemah.
Selain itu, meskipun ia bermain video game bahkan di dalam kelas, ia tetap menjadi yang terbaik di kelas untuk setiap mata pelajaran. Saat dimarahi oleh gurunya karena kebiasaan bermain game, Keima beralasan bahwa semuanya akan baik-baik saja asalkan ia bisa melahap semua ujiannya; ia pun membuktikannya, menunjukkan kemampuan akademik yang luar biasa. Terbukti bahwa keterampilan analitis yang digunakan Keima untuk "menaklukkan" gadis-gadis juga ia terapkan dalam studinya, seperti saat ia dengan sempurna memprediksi pertanyaan pada ujian Bahasa Inggris berdasarkan kepribadian sang guru dan cakupan materinya. Seiring berjalannya cerita, perspektifnya terhadap gadis-gadis "dunia nyata" mulai berubah. Meski begitu, ia tetap setia pada "gadis-gadis 2D"-nya, khususnya seorang gadis bernama "Yokkyun" yang tampaknya digambar dengan gaya parodi dari novel visual terkenal, Kanon.
Penguasaan dan dedikasinya terhadap game perempuan ternyata jauh melampaui rata-rata otaku. Ia mampu memainkan enam game sekaligus dengan layar berbeda melalui aktivasi "Mode Dewa Penakluk"-nya. PFP-nya rusak berkali-kali sepanjang seri, tetapi belakangan diketahui bahwa ia sebenarnya memiliki banyak cadangan PFP yang tersembunyi di sekujur tubuhnya. Ia sering memberikan ceramah panjang lebar tentang berbagai pola dasar karakter dan filosofi dalam menaklukkan gadis. Namun, ia benar-benar tidak peduli pada hal lain, termasuk gadis nyata dan tubuh mereka, makanan, dan bahkan nyawanya sendiri.
Ia suka menyajikan segala sesuatu dalam bentuk angka; seperti mengatakan bahwa ia telah melihat tipe gadis tertentu sebanyak 300 kali dalam game.
Nama depannya berasal dari istilah "gamer."
Sistem Yuno mendeteksi kalau Keima-kun benar-benar dewa game yang luar biasa, tapi dia perlu lebih banyak udara segar di luar dunia 2D nyaa~ (๑˃ᴗ˂)ﻭ








