Hyunckel
ヒュンケル
Tentang
Orang tua Hyunckel tewas dalam serangan monster, tetapi salah satu monster itu mengadopsinya dan membesarkannya seperti anak sendiri. Ketika Avan membunuh Hadlar dan Hyunkel menemukan ayah angkatnya tewas, dia diam-diam menyimpan dendam terhadap Avan, yang dia yakini membunuh ayahnya. Hyunkel kemudian menjadi murid pertama Avan tetapi, setelah lulus, dia mencoba membunuh gurunya dengan teknik yang dia ciptakan sendiri, Bloody Scraid, namun gagal. Dia kemudian diadopsi oleh Myst-Vearn yang membesarkannya untuk menjadi Jenderal Pasukan Abadi, salah satu dari enam pasukan utama di bawah kendali Hadlar dan Vearn. Setelah mengetahui bahwa Hadlar yang membunuh ayah angkatnya, bukan Avan, dia bergabung dengan kelompok Dai. Awalnya Hyunkel menggunakan pedang sihir iblis yang bisa berubah menjadi baju zirah (Amudo), tetapi Dai mematahkannya saat dia bertarung melawan Baran. Sejak saat itu, Hyunkel menggunakan tombak dengan sifat yang sama dan dibuat oleh orang yang sama. Hyunkel bisa menggunakan semua teknik dasar Avan selain Demon Puppet Grab (Dia mempelajarinya dari Myst-Vearn). Karena mengubah senjatanya dari pedang menjadi tombak, dia harus mempelajari teknik elemen Avan untuk tombak (Avan mengembangkan teknik untuk semua jenis senjata). Teknik tombak baru yang dia pelajari disebut Thundering Ground Flash (setara dengan Earth Slash), Echoing Sea Flash (setara dengan Sea Slash), Sky Flash (setara dengan Sky Slash). Serangan terkuatnya adalah Grand Cross (serangan berbentuk salib besar yang memanfaatkan seluruh energi kehidupan pengguna menjadi 1 serangan masif). 
Wah, Hyunkel punya masa lalu yang kelam tapi jadi kuat banget, keren deh, nyaa~ ( T ω T )
