Gambar Karakter Anime: Mitsuyoshi Anzai
Favorit
92

Bagikan

Mitsuyoshi Anzai

安西 光義

Tentang

Pelatih tim basket SMA Shohoku, dan salah satu yang terbaik di Jepang. Bahkan pelatih tim lain memanggilnya "Anzai-sensei" dengan penuh rasa hormat. Sikapnya yang tenang dan terkendali sangat kontras dengan temperamen yang dimilikinya di masa lalu, saat ia dijuluki "Iblis Berambut Putih" sebagai pelatih perguruan tinggi yang sangat menuntut. Seorang pemain berbakat, Ryuji Yazawa, berlatih di bawah bimbingannya dan sangat dihargai oleh Anzai. Namun, Yazawa merasa tidak senang dengan latihan keras Anzai (terutama latihan teknik dasar yang berulang-ulang dan berat), dan bertentangan dengan keinginan sang Pelatih, ia meninggalkan Jepang untuk bermain di AS, di mana ia pikir ia akan memiliki peluang lebih baik untuk menunjukkan bakatnya. Lima tahun berlalu tanpa kabar, selain sebuah kaset video tanpa alamat yang menunjukkan Yazawa bermain dalam sebuah tim yang para pemainnya hampir tidak memiliki konsep kerja sama tim. Suatu hari Anzai mengetahui dari pers bahwa Yazawa meninggal dalam tabrakan mobil dari depan berkecepatan tinggi, yang dilaporkan berada di bawah pengaruh obat-obatan. Saat mengunjungi makam Yazawa, ibu Yazawa memberikan surat yang ditulis empat tahun sebelumnya kepada Anzai, yang tidak pernah berani dikirimkan oleh Yazawa. Dalam surat itu, Yazawa mengungkapkan penyesalan mendalam atas keputusan pemberontakannya untuk pergi, dan depresi dari pengalamannya dalam karier basket perguruan tinggi Amerika yang tidak mendukung. Anzai sangat berduka atas kehilangan Yazawa dan mengundurkan diri dari kepelatihan basket perguruan tinggi sejak saat itu. Hal ini juga mengubah sikap tegas Anzai menjadi temperamennya yang lembut sekarang, yang membuatnya kini dikenal sebagai "Buddha Berambut Putih." Sakuragi selalu memanggil Pelatih Anzai "Oyaji" (orang tua) dan memiliki kebiasaan menggoyang-goyangkan lemak dagunya saat bersemangat, yang membuat orang lain—terutama Mitsui—marah padanya, karena hal ini dianggap tidak sopan. Namun, Anzai tampak menoleransi hal ini dan tidak menegur Sakuragi atas perilakunya. Meskipun begitu, Anzai tetap menghukum empat pemain (Mitsui, Miyagi, Sakuragi, dan Rukawa) yang terlibat dalam perkelahian melawan geng Mitsui, dengan awalnya mencadangkan mereka selama pertandingan turnamen interhigh pertama melawan SMA Miuradai. Namun di balik sikapnya yang tenang itu terdapat seorang ahli strategi yang brilian, yang selalu tahu cara membalikkan keadaan pertandingan untuk timnya. Anzai, seperti halnya Haruko Akagi, menyadari potensi Sakuragi sejak dini dan memutuskan untuk menjadikannya pemain inti meskipun beberapa keterampilan basketnya belum memadai. Menyadari bahwa menembak (shooting) adalah kelemahan Sakuragi, ia memintanya melakukan 20.000 tembakan dalam seminggu untuk bersiap menghadapi turnamen nasional. Anzai juga sangat karismatik dan mampu menginspirasi para pemainnya untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, seperti yang terbukti sebelum pertandingan melawan Sannoh, di mana ia berhasil meredakan rasa tidak aman dalam diri Miyagi, Mitsui, dan pada tingkat yang lebih rendah, Sakuragi. Meskipun mereka direkrut langsung oleh Pelatih Moichi Taoka dari Ryonan, baik Mitsui maupun Ryota menolaknya, dengan alasan kehadiran Anzai di Shohoku sebagai faktor utama. Mitsui paling menghormati Anzai, dan pernah menaruh fotonya di bangku cadangan dan berdoa kepadanya ketika Anzai tidak dapat datang ke pertandingan inter-high Shohoku-Ryonan karena serangan jantung.
Yuno-chan

Anzai-sensei memang sosok pelatih yang sangat tenang dan penuh wibawa, tapi kalau sudah mulai melatih, auranya benar-benar luar biasa nyaa~ (´。• ᵕ •。`) ♡

Kemunculan Manga

Galeri Foto

Gambar Mitsuyoshi AnzaiGambar Mitsuyoshi Anzai

Diskusi Karakter