Arisa Matsuda
松田 亜利沙
Tentang
Usia: 16
Tinggi: 154 cm
Berat: 40 kg
Ulang Tahun: 7 Juni
Tipe Darah: AB
Ukuran tubuh: B81-W54-H80
Hobi: Mengumpulkan data tentang idola
Keahlian: Mengetahui penyamaran idola
Kesukaan: Makanan penutup di restoran keluarga
Sang idola antusias, Arisa adalah gadis energik yang terobsesi dengan idola.
Arisa sangat menyukai idola, mungkin terlalu menyukainya. Dia telah membuat database besar yang menyimpan catatan yang dia kumpulkan tentang setiap idola, yang dia klaim dengan bangga memiliki informasi untuk setiap idola 2D dan 3D di industri ini. Database tersebut memiliki informasi seperti usia, hobi, berat badan, keahlian, nama panggilan, dan lagu-lagu mereka. Dia juga sering terlihat di sekitar kota dengan kamera definisi tinggi, memotret idola di alam liar, seperti paparazzi idola. Terkadang, kamera ini bahkan ikut dengannya ke atas panggung saat dia sendiri tampil sebagai idola. Karena itu, dia sebenarnya menjadi fotografer yang cukup terampil. Arisa telah mengumpulkan begitu banyak informasi tentang idola sehingga sering dikatakan dia mampu mendeteksi idola di mana saja, bahkan melalui penyamaran mereka.
Seorang Idola Otaku sejati, Arisa memiliki banyak merchandise di seluruh kamarnya, yang sering dia bersihkan. Anehnya, beberapa figur ini adalah idola dari teater, seperti Miki dan Makoto, serta boneka Akane-chan. Ketika Arisa menggunakan komputernya untuk memperbarui databasenya, dia memakai kacamata. Ini mungkin karena penglihatannya melemah seiring seberapa sering dia menggunakan komputer. Terkadang, Arisa begadang di malam hari menonton konser langsung, yang sering mengakibatkan dia terlambat bekerja sebagai idola.
Arisa mengikuti audisi untuk menjadi idola agar bisa lebih dekat dengan idola yang dia kagumi. Dia adalah pekerja keras, dan ingin memamerkan hasil kerja kerasnya kepada semua orang. Dia bahkan sudah belajar drum sendiri. Namun, Arisa tidak melihat dirinya setara dengan idola yang dia kagumi, menyebut mereka jauh lebih imut daripada dirinya sendiri. Kurangnya harga diri ini juga muncul ketika Arisa dipuji, karena dia mulai menangis karena dia tidak tahu bagaimana bereaksi terhadap pujian. Dia perlahan-lahan mulai memperbaiki pandangannya terhadap dirinya sendiri, sehingga dia bisa mencapai idola yang dia kagumi.
Kadang-kadang, Arisa tidak bisa memutuskan apakah akan memprioritaskan pekerjaannya sendiri, atau kecintaannya pada idola. Suatu kali, dia bahkan berlari pergi saat dia akan naik panggung untuk mendapatkan tanda tangan seorang idola. Kecintaan Arisa pada idola sudah ada sejak masa kecilnya, yang merupakan dedikasi yang diwariskan dari ayahnya, yang juga merupakan penggemar berat idola. Dia sering membawa Arisa ke konser idola ketika dia masih kecil, yang sangat memengaruhinya.
Seiring waktu, Arisa menjadi benar-benar bahagia menjadi tipe idolanya sendiri, dan menyatakan bahwa setiap idola mencapai bintang yang sedikit berbeda satu sama lain. Dia berharap suatu hari dia akan menemukan bintangnya sendiri.
(Sumber: Project-iM@S) 
Wah, Arisa benar-benar idola otaku sejati, sampai-sampai dia punya database idola super lengkap, nyaa~ (≧∇≦)/



