Rean Schwarzer
リィン・シュバルツァー
Tentang
Usia: 17 (CS1), 18 (CS1, CS2, Northern War), 19-20 (CS3, CS4, Reverie), 21 (AHSP), 23 (Horizon)
Tinggi: 173 cm (CS1, CS2), 178 cm (CS3)
Tanggal lahir: Mei, S.1186
Hobi: Memancing, Mengunjungi Pemandian Air Panas
Suka: Teh, memancing, snowboarding, pemandian air panas, dan keluarganya
Rean adalah seorang pemuda dengan rambut gelap berantakan yang biasanya memiliki semburat biru, dan mata berwarna fuchsia. Selama masa studinya di Thors, Rean mengenakan seragam merah Class VII, menggunakan celana panjang hitam dan dasi lavender. Pakaian perjalanan Rean terdiri dari kemeja hitam di atas rompi putih, jaket merah besar dengan kerah berlapis bulu, celana biru dengan pola garis di satu kaki, dan sepatu bot kulit bertali.
Rean yang lebih dewasa mengenakan mantel putih panjang dengan aksesori mirip sabuk di bahu, kerah lebar, dan sabuk ungu yang dikenakan longgar. Dia juga mengenakan kemeja ritsleting hitam di atas kemeja kancing putih, celana hitam, dan sabuk suspender merah untuk membawa tachi-nya.
Rean menggunakan tachi dalam pertempuran. Pedang tersebut disimpan dalam sarung yang warnanya bergradasi dari ungu di satu ujung ke biru tua dengan pengait logam di ujung lainnya. Bilahnya sendiri bermata tunggal, dengan gagang anyaman ungu dan emas yang dihias serta dua rumbai yang menggantung di ujungnya. Terdapat aksesori mirip cincin di sisi pelindung tangannya.
Baik hati, mudah bergaul, santai, dan sangat rendah hati, Rean adalah sosok yang sangat berintegritas. Dia sangat suportif, sering membantu orang lain (baik teman maupun bukan) dengan berbagai masalah mereka, bahkan terkadang melakukan upaya luar biasa untuk memenuhi permintaan tersebut. Dia adalah pemimpin alami, sering mengambil inisiatif saat kelompok menghadapi masalah, mengandalkan insting yang tajam dan kemampuan penalaran deduktif untuk melaluinya.
Namun, meskipun menunjukkan sikap percaya diri, Rean memiliki harga diri yang sangat rendah, sering bersikap keras pada dirinya sendiri dan mencoba memberikan kredit kepada orang lain. Hal ini terutama karena statusnya sebagai anak angkat dan bagaimana bangsawan lain memperlakukan ayah angkatnya dengan buruk karena hal itu, serta bagaimana dia sempat kehilangan kendali atas dirinya sendiri karena kekuatan misteriusnya saat dia dan Elise masih kecil. Dia juga sulit menerima kasih sayang yang diberikan keluarganya, sering menganggap dirinya sebagai beban, dan berusaha untuk suatu hari nanti 'membalas budi orang tuanya' karena telah merawatnya, tanpa menyadari bahwa orang tuanya mencintainya tanpa syarat.
Dia juga memiliki kecenderungan untuk mengutamakan orang lain di atas dirinya sendiri, yang sering kali merugikan dirinya sendiri.

Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Dia mendapatkan kemampuan untuk membangkitkan kekuatan terpendam, yang membuat rambutnya berubah menjadi putih dan matanya menjadi merah. Di akhir Cold Steel I, dia menjadi seorang 'Awakener' (pilot) dari Divine Knight, yang dikenal sebagai The Ashen Knight, Valimar. Di Cold Steel II, dia belajar mengendalikan kekuatannya sampai batas tertentu dan berkembang sebagai awakener Valimar, mengalahkan iblis legendaris End of Vermillion bersama Crow dan Ordine, The Azure Knight. Namun, dia segera mengetahui bahwa dia adalah putra Osborne, dan menggunakan Valimar untuk bekerja dengan Iron Bloods, serta dikenal di seluruh kekaisaran sebagai pahlawan yang menghentikan perang saudara dan mempertahankan wilayah Crossbell yang baru dikuasai dari penjajah, sang Ashen Chevalier.
Peringatan Spoiler: Klik Untuk Melihat
Baron Schwarzer membawa Rean ke dalam keluarganya dan membesarkan bocah itu bersama istrinya Lucia dan putri mereka yang berusia tiga tahun, Elise. Karena Rean tidak memiliki ingatan sebelum dia ditelantarkan, dia tidak tahu apakah dia lahir sebagai bangsawan, rakyat jelata, atau bahkan seorang Erebonian. Hal ini memicu kontroversi di antara rekan-rekan bangsawan sang baron dan banyak rumor beredar bahwa Rean adalah anak haramnya. Meskipun demikian, keluarga Schwarzer tetap menjadi keluarga yang baik dan suportif sepanjang masa pertumbuhan Rean.
Pada S.1196, di usia 9 tahun, Rean mengalami insiden traumatis. Saat seekor monster mendekati adik angkatnya, dia dikuasai oleh kemarahan yang luar biasa. Semacam kekuatan, yang disebut sebagai kekuatan ogre-nya, mengambil alih kesadarannya dan membantai monster itu dengan kejam. Rean mulai takut pada dirinya sendiri. Meskipun dibesarkan di lingkungan yang penuh kasih, dia merasakan rasa bersalah yang sangat besar terhadap keluarga angkatnya karena merasa menjadi beban.
Tahun berikutnya, pada S.1197, Yun Ka-fai mengangkat Rean sebagai murid. Yun Ka-fai mengajarinya aliran pedang Eight Leaves One Blade dengan harapan Rean akhirnya bisa mengatasi ketakutannya dan menguasai kekuatannya. Sayangnya, Rean tidak mampu melakukannya dan Yun Ka-fai harus menghentikan pelatihannya lebih awal, meskipun dia memberikan gelar Beginner kepada Rean.
Rean-san itu tipe protagonis yang terlalu baik sampai bikin Yuno ingin puk-puk kepalanya supaya dia tidak terlalu keras pada diri sendiri, nyaa~ ฅ(>ω<*ฅ)




