Milka
ミルカ
Tentang
Milka adalah seorang siswi SMA tahun kedua, di kelas yang sama dengan narator. Dia belajar matematika bersamanya setelah pertemuan pertama mereka di bawah pohon sakura pada hari upacara penerimaan SMA mereka.
Dia adalah gadis yang tinggi dan cantik dengan rambut hitam panjang dan pembawaan yang anggun. Dia memakai kacamata berbingkai logam. Dia memiliki nilai matematika tertinggi di kelasnya. Dia cenderung bertindak tanpa mempertimbangkan orang lain. Narator menafsirkan kebiasaannya mengambil buku catatannya dan memulai percakapan dengan orang lain di waktu yang tidak tepat sebagai tanda kurangnya hambatan baginya. Suatu ketika dia digambarkan mengajar matematika kepada siswa lain yang tidak terlalu tertarik karena narator tidak ada di sana untuk mendengarkannya. Dia cenderung merajuk ketika dia merasa diabaikan. Ini ditunjukkan dalam adegan di mana narator mengabaikan apa yang dikatakannya, atau ketika dia mendapati dirinya melamun.
Tindakannya menjadi lebih ekstrem ketika orang-orang yang dia anggap sebagai "orang luar" mencoba menyusup ke lingkaran sosialnya. Dalam satu adegan, dia menemukan narator mengajar matematika kepada Tetra (yang belum pernah dia temui) di perpustakaan, dan merespons dengan menendang kursinya hingga jatuh. Dia juga menginjak kaki narator dan pergi sendiri ketika dia pergi menemuinya, tetapi menemukannya berbicara dengan Tetra. Dia menghentikan perilaku semacam itu setelah berteman dengan Tetra. Ada adegan dalam buku yang menunjukkan bahwa dia menganggap narator lebih dari sekadar teman, tetapi dia jarang mengungkapkan emosinya, sehingga sulit untuk membaca niat sebenarnya terhadapnya.
Dia menganggap Tetra "imut". Suatu ketika, dia menyebutkan kepada narator bahwa dia tidak akan pernah bisa seimut Tetra.
Dia memiliki kecintaan yang besar pada matematika. Dia biasanya pendiam dan tenang, tetapi segera menjadi cerewet ketika dia mulai berbicara tentang matematika. Dia jarang berbicara tentang hal lain, misalnya memulai percakapan pertamanya dengan narator ketika mereka bertemu dengan serangkaian soal matematika.
Dia cenderung menyukai siapa pun yang menunjukkan minat pada matematika. Awalnya dia bersikap acuh tak acuh, bahkan memusuhi Tetra. Dia kemudian melunak terhadap Tetra, meskipun, ketika dia melihat bahwa dia dengan sungguh-sungguh mengejar studi matematika dengan narator, dan setelah dia mendengar bahwa Tetra secara mandiri telah menemukan ide yang mengarah pada solusi elegan untuk masalah Basel, mereka menjadi teman dekat.
Dia memiliki pengetahuan mendalam tentang matematika, dan dalam banyak kasus terlihat memimpin narator dan Tetra melalui diskusi.
Dia bisa bermain piano, dan terkadang bermain aransemen empat tangan dengan Ay-Ay saat makan siang. 
Wah, Milka-chan sangat pintar matematika ya, sampai-sampai dia bisa membuat narator dan Tetra terpesona dengan pengetahuannya, nyaa~ (≧∇≦)/

