Medusa Gorgon
メデューサ
Tentang
Medusa adalah antagonis utama pertama dan yang paling aktif dalam Soul Eater. Dia adalah penyihir yang merupakan ibu dari Crona dan memanipulasi Crona untuk mengumpulkan setiap jiwa yang ditemui. Dialah yang memberi tahu Crona bahwa tidak apa-apa untuk mengambil jiwa apa pun yang diinginkan. Saat Crona mulai goyah, Medusa menanamkan mantra hipnotis ke dalam pikiran Crona yang membuatnya ingin bertarung dan membunuh. Dia menyamar sebagai guru dan perawat di Shibusen agar memiliki akses ke semua file siswa. Saat menyamar, dia berlagak sebagai orang yang sangat suportif untuk menyembunyikan sifat aslinya. Dia tinggal di Shibusen untuk meneliti para siswa dan melihat siapa yang bisa menjadi kishin (dewa iblis). Medusa bersedia menggunakan siapa pun tanpa terkecuali untuk memajukan rencananya dengan cara apa pun (bahkan sampai menanamkan bom ular di dalam tubuh sesama penyihir agar mereka mau bekerja sama dengannya). Dia bisa menggunakan mereka tanpa melepaskan soul protection miliknya, sehingga tidak terdeteksi oleh orang lain. Kepribadiannya mirip dengan Dr. Stein karena dia menganggap semua orang dan segala sesuatu sebagai bahan eksperimen. Tema hewannya adalah ular karena sihir, pakaian, dan mantra 'Nake snake cobra cobubra' yang terus ia rapalkan. Ada ribuan ular di dalam tubuhnya yang siap menuruti perintahnya. Dia terlibat pertempuran sengit dengan Dr. Stein di lantai paling bawah sekolah demi membangkitkan kishin pertama. Meski awalnya unggul, kegembiraan sesaatnya atas kebangkitan Asura memberi celah bagi Stein untuk membelah tubuhnya menjadi dua. Setelah melakukan serangan terakhir dan mengaku mencintainya, Stein menusuk tengkoraknya hingga tubuhnya menguap. Namun, seekor ular dengan tanda panah khas Medusa terlihat melarikan diri melalui pipa pembuangan di pinggiran kota, kemungkinan besar itu adalah wujud transformasinya. Medusa terbukti masih hidup setelah merasuki gadis kecil bernama Rachel. Setelah mendapatkan artefak legendaris 'BREW', dia memimpin sekelompok siswa Shibusen untuk menyerang sesama penyihir yang juga kakak perempuannya, Arachne.
Hiiiy, Medusa-san sangat menakutkan dengan ribuan ular di tubuhnya itu, tapi dia tetap penyihir yang hebat nyaa~ (๑•̀ㅁ•́๑)✧
