Rem Saverem
レム・セイブレム
Tentang
Rem meninggalkan Bumi di atas kapal Project Seeds ketika sumber daya planet tersebut telah habis seluruhnya dan menjadi tidak layak huni bagi kehidupan manusia. Dalam pencarian rumah baru, sisa-sisa umat manusia, dengan muatan manusia yang dibekukan secara kriogenik, menjelajahi bintang-bintang dan menemukan Vash serta Knives yang masih muda sendirian di sebuah planet yang berbahaya. Meskipun sebagian besar kru ingin memusnahkan mereka, Rem menghalangi niat tersebut dan menyelamatkan mereka. Ia memperlakukan Vash dan Knives seperti layaknya manusia dan bukan monster, tidak seperti kebanyakan kru lainnya.
Tempat favorit Rem di kapal Seeds adalah Eden holografik, sebuah simulasi kecil dari rumah lamanya di Bumi, tanpa peperangan, pencurian, atau kebencian. Vash menjadi sangat dekat dengan Rem dan mengadopsi filosofi hidupnya. Kakaknya, Knives, juga mencintainya, tetapi mengambil makna yang berbeda dari ajarannya—yang oleh sebagian orang dianggap hampir membantah ajaran tersebut sepenuhnya.
Rem adalah inspirasi bagi Vash. Dialah alasan mengapa Vash tidak mau membunuh, karena ia pernah berkata, "Tidak ada yang berhak mengambil nyawa orang lain." Ia juga menjadi inspirasi bagi Vash untuk memilih mengenakan mantel merah. Bunga favorit Rem adalah geranium merah, bunga yang melambangkan tekad yang tak tergoyahkan. Mengenakan mantel merah tidak hanya mengingatkannya pada Rem, tetapi juga mengingatkannya pada janjinya untuk tidak membunuh dan selalu menolong sesama.
(Sumber: Absolute Anime)
Rem adalah sosok yang sangat baik hati dan menjadi alasan di balik sifat cinta damai Vash, benar-benar menginspirasi banget nyaa~ (*´∀`*)









