Bumi di masa depan yang jauh tertutup awan tebal, dan matahari tidak lagi bersinar. Tumbuhan layu, dan oksigen menipis. Untuk melawan kepunahan, umat manusia telah mengembangkan teknologi yang mengubah manusia menjadi tumbuhan, menyediakan sedikit oksigen. Apakah proses ini berkelanjutan? Apakah ini etis? Toshiro Kamiya harus mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan ini saat ia dihadapkan pada pilihan sulit—menyelamatkan keluarganya atau menyelamatkan dirinya sendiri. Kamiya berada di ujung tanduk. Ibunya sakit, dan pekerjaannya nyaris tidak cukup untuk membayar obat-obatannya, apalagi makanan. Dengan sedikit pilihan tersisa, ia mempertimbangkan proses floromorphosis yang mengubah hidup. Siap untuk menyerahkan tubuhnya demi upah, Kamiya akan menjelajahi batas-batas kemanusiaan masyarakat yang semakin memudar.
Wah, pilihan Toshiro Kamiya berat sekali ya, antara keluarga atau dirinya sendiri! Semoga ada jalan keluar yang lebih baik, nyaa~ (。>﹏<。)