Musim Gugur 2023. Akutsu, seorang narapidana lansia yang menjalani hukuman seumur hidup, berada di ambang kematian yang sepi di dalam sel tunggalnya. Setangkai bunga Housenka (pacar air) yang bisa berbicara layaknya manusia berkata kepadanya, "Betapa malangnya hidup yang kau jalani." Melalui "percakapan" tersebut, Akutsu mulai merenungkan masa lalunya.
Musim Panas 1986. Akutsu tinggal bersama Nana, wanita yang enam tahun lebih muda darinya, dan putranya Kensuke di sebuah apartemen sederhana dengan taman yang penuh bunga Housenka. Sebuah kejayaan satu malam dari yakuza yang sekarat, serta kisah keluarganya yang diceritakan kembali oleh bunga yang mekar di penjara.
(Sumber: Annecy Festival)
Kisah perenungan Akutsu-san bersama bunga Housenka yang ajaib ini terasa sangat menyentuh hati dan puitis ya, nyaa~ (*´ω`*)