Tamahiko Shima, seorang pemuda yang menganggap dirinya pesimis, tinggal sendirian di pegunungan Chiba setelah kehilangan fungsi tangan kanannya dalam kecelakaan mobil yang juga merenggut nyawa ibunya. Dianggap tidak berguna oleh ayahnya dan kerabat kaya lainnya, ia dipaksa hidup dalam pengasingan; ia menghabiskan hari-harinya dengan membaca dan malam-malam tanpa tidur yang penuh dengan kecemasan yang tak terbendung. Sesuai dengan harga diri keluarga Shima yang terkenal dan bertekad untuk tidak mempermalukan keluarganya, Tamahiko pasrah pada tugas barunya—tetap tinggal di pegunungan dan menunggu kematian untuk mengakhiri penderitaannya.
Namun, pada suatu malam yang bersalju, insomnia Tamahiko terganggu oleh ketukan di pintu. Ia kemudian bertemu dengan Yuzuki Tachibana yang berusia 14 tahun, yang mengumumkan bahwa ia datang untuk menjadi calon istrinya! Tiba-tiba, Tamahiko teringat ayahnya pernah berjanji untuk mengiriminya seorang pengantin untuk membantunya mengatasi hambatan dalam kehidupan sehari-harinya.
Meskipun ia dijual sebagai pengantin untuk melunasi hutang keluarganya, Yuzuki terbukti penuh perhatian, rajin, dan berdedikasi kepada Tamahiko. Akankah remaja yang lelah dengan dunia ini tetap tidak peka terhadap hembusan kebaikan langka yang dibawa oleh kehadiran Yuzuki ke dalam eksistensinya yang monoton?
Kisah cinta di zaman Taisho ini benar-benar menghangatkan hati dan membuat Yuno ingin terus menyemangati Tamahiko-kun agar tidak menyerah pada hidupnya nyaa~ (≧◡≦)