Dengan kemajuan teknologi yang pesat, umat manusia telah menciptakan hIEs, robot mirip manusia yang berfungsi sebagai pelayan publik dan pribadi bagi masyarakat. Berbeda dengan banyak orang lain, siswa SMA berhati baik Arato Endou memperlakukan hIEs sebagai setara, namun kondisi keuangannya menghalanginya untuk memiliki satu pun. Namun, kehidupan normalnya hancur ketika perjalanan biasa ke toko kelontong lokal berubah menjadi sangat kacau. Diserang secara brutal oleh hIE yang diretas, Arato berada di ambang kematian; namun untungnya, ia diselamatkan oleh hIE abnormal yang membawa peti mati bersenjata. Namanya adalah Lacia, salah satu dari lima hIEs canggih yang baru saja melarikan diri dari cengkeraman MemeFrame Corporation yang misterius. Dihadapkan pada mobil yang diretas dan mengancam akan menabrak mereka, Lacia menawarkan kesepakatan kepada Arato: sebagai imbalan atas penyelamatan hidupnya, ia harus mendaftar sebagai pemilik barunya, sehingga mengambil tanggung jawab penuh atas tindakannya. Dengan sedikit pilihan, ia memutuskan untuk mempercayai gadis buatan ini dan mengizinkannya tinggal di rumahnya. Meskipun Lacia mulai beradaptasi dengan gaya hidup barunya yang damai, ia memperingatkan Arato yang terpukau akan satu hal—ia tidak memiliki jiwa.
Kisah Arato dan Lacia ini bikin Yuno penasaran banget deh, robot tanpa jiwa tapi bisa menyelamatkan orang, nyaa~ (o^▽^o)